Ask The Expert

Untitled-3S. Budi Santoso

Lahir di Bandung pada tahun 1954.  Lulusan dari Akademi Pelayaran Indonesia (1974-1978) ini memiliki bekal pengalaman  kerja di shipping company selama 8 tahun yaitu sewaktu di Nedd Llyod selama  tahun dan Bogasari Shipping Company selama  7 tahun sebagai Marine Engineer.

Perkenalannya dengan industri asuransi dimulai ketika Ia bekerja di PT. Asuransi Jasindo pada tahun 1984 selama 25 tahun hingga mendapat kepercayaan sebagai Kepala Sub Divisi Marine. Kemudian Ia bergabung dengan Asrinda Reinsurance Broker selama 1 tahun (2010) sebagai GM Marketing.  Hingga selama hampir 5 tahun terakhir, Ia telah bergabung di PT. Asuransi Central Asia (ACA) sebagai Division Head of Marine Insurance Division  (2010).

Untuk setiap pertanyaan, Anda dapat menuliskan pertanyaan pada form dibawah ini…

2 comments

  1. Pak Budi, Salam kenal..

    Dalam Hull & Machinery Insurance apakah yang dimaksud dengan Total Loss? Apakah kerusakan 75% dapat klaim Total Loss? Berapa klaim yang dibayar? Market value atau Insured value?

    • Kalau di asuransi marine hull tidak di kenal dgn istilah 75% dari TSI lalu dapat dinyatakan total loss.

      Di marine hull ada 2 macam total loss yaitu :
      – total loss dalam arti kapal ybs hilang tidak ketemu selama lebih dari 6 bulan atau tenggelam dilaut yg dalam tapi tidak mungkin diangkat kembali.
      – total loss yg dalam arti CTL atau secara constructive total loss. Misalnya kapal tenggelam dilaut yg tidak terlalu dalam jadi masih mungkin diangkat tapi biaya total dari pengangkatan kpl ditambah penarikan kapal dan ditambah juga estimasi perbaikan kapal jumlahnya melebihi harga pertanggungan kapal maka dapat dikatakan kapal tersebut CTL atau constructive total loss.

      Dalam asuransi kapal lebih dijadikan pedoman adalah market value , jadi pada saat penutupan harus disetujui dulu bersama antara penanggung dan tertanggung dan kemudian disebut agreed value . Jadi setiap tahun apa bila polis kapal akan diperpanjang maka akan dianalisa kembali apakah harga pertanggunannya masih wajar atau tidak. Karena harga kapal itu sangat fluktuatif tergantung ekonomi dunia.

      Demikian kami sampaikan mudah2an dapat dimengerti.

      Salam,

      S Budi Santoso Mar Eng.
      Head of Marine Division ACA.

Leave a Reply to Aly Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>