Kapal Jet Liner Tabrak Bangunan di Pelabuhan Kendari

Kapal KFC Jet Liner kandas menabrak bangunan kantor lama KPLP yang berada di Pelabuhan Kota Lama Kendari, Sulawesi Tenggara. Bangunan tersebut terpantau rusak berat.

Selain bangunan kantor lama yang rusak, haluan lambung kapal Jet Liner mengalami penyok dan tergores akibat benturan dengan bangunan.

“Selain itu, bangunan Kantor lama Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mengalami rusak berat,” kata Kepala KSOP Kendari, M Israyadi dalam keterangannya, Jumat (24/11/2017).

Adapun seluruh penumpang kapal berjumlah 181 orang dan ABK 36 orang. Mereka dipastikan selamat dan berhasil dievakuasi oleh para petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pelabuhan KSOP Kelas II Kendari. Kejadian kapal kandas itu terjadi pada pukul 16.55 WITA, kapal tersebut rute Raha dengan tujuan ke Kendari.

“Pada jam 17.10 WITA, kapal patroli KPLP KNP. 370 dan KNP. 50014 langsung melakukan evakuasi penumpang sebanyak 181 orang dalam keadaan selamat dan seluruh evakuasi selesai pada jam 19.30 WITA,” kata Israyadi.

Israyadi menyebut kapal Jet Liner merupakan milik PT Pelni berukuran 4.563 GT. Kapal tersebut merupakan Kapal Roro yang dinakhodai oleh kapten Herman Obrein.

Saat kejadian, Israyadi menyampaikan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Polres Kendari, Polair Polda Kendari dan Polsek Kawasan Pelabuhan untuk membantu proses evakuasi. Serta menyiapkan posko penanganan musibah kandasnya kapal Jet Liner di KSOP Kendari.

Adapun penyebab kecelakaan, diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi kandasnya kapal tersebut.

“Kami fokus pada evakuasi penumpang dan penanganan kecelakaan. Untuk penyebab kecelakaan yang mengakibatkan kandasnya kapal dimaksud, sepenuhnya diserahkan ke KNKT yang saat ini 2 orang tim KNKT sedang dalam perjalanan ke Kendari,” kata Israyadi.

Adapun pagi ini (24/11) pukul 03.00 WITA, kapal KFC Jet Liner berhasil dikeluarkan dari kandasnya oleh kapal Tug Boat Semar.

“Kapal sudah berlabuh di Teluk Kendari dan saat ini sedang dilakukan survei underwater oleh tim teknis PT Pelni, serta diawasi langsung oleh Marine Inspector KSOP Kendari,” tutup Israyadi.

sumber: detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>