Terminal Kapal Pesiar Terbesar di RI Dibangun Pekan Depan

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) berencana memulai pengembangan terminal kapal pesiar (cruise) di Pelabuhan Benoa pada 18 September 2017.

Terminal itu akan menjadi terminal kapal pesiar pertama dan terbesar di Indonesia.

Direktur Utama Pelindo III, Ari Ashkara mengatakan pengembangan terminal penumpang untuk kapal pesiar di Pelabuhan Benoa bakal mendorong industri pariwisata di Bali dan Nusa Tenggara.

Bila telah rampung, Pelabuhan Benoa bisa menjadi tempat bersandar bagi kapal pesiar besar yang memiliki kapasitas hingga 5.000 penumpang.

“Dari Benoa, kapal itu bisa ke Labuhan Bajo, ke Kupang, termasuk ke sini, Bima. Jadi konektivitas di industri turisme yang kita kembangkan,” ujar Ari selepas penandatanganan kerja sama pemanfaatan barang milik negara di Pelabuhan Bima, Minggu (10/9/2017).

Ari menuturkan, saat ini Pelindo III tengah menjajaki kerja sama pengelolaan dengan calon mitra lokal dan asing. Dia mengunkaplan, salah satu calon mitra yang tengah dijajaki yakni Dubai Port World atau DP World. Perusahaan asal Dubai itu hingga 2019 merupakan mitra Pelindo III dalam pengelolaan Terminal Petikemas Surabaya.

Untuk membangun terminal kapal pesiar, Pelindo III bakal merogoh biaya investasi sebesr Rp1,7 triliun. Ari mengatakan jumlah tersebut terdiri dari investasi infrastruktur terminal sebesar 500 miliar dan Rp1,2 triliun untuk pengerjaan kolam dermaga dan alur pelayaran.

Sebelumnya, GM Pelindo III Benoa, Ardhy Wahyu Basuki, mengatakan area terminal penumpang internasional di Pelabuhan Benoa bakal diperbesar menjadi tiga kali lipat dari luas eksisting seluas 1.200 m2.

Sebelumnya, Pelindo III juga telah memperpanjang dermaga menjadi 340 meter dari sebelumnya 290 meter. Walhasil, Benoa kini bisa menjadi tempat sandar kapal pesiar besar.

Ardhy menuturkan, kapal pesiar Norwegian Star tercatat sebagai kapal terpanjang yang pernah bersandar di Benoa. Kapal berbendera Bahama itu memiliki panjang 295 meter dan mampu menampung 2.348 penumpang.

Sepanjang enam bulan 2017, Pelabuhan Benoa mencatat jumlah kunjungan kapal sebanyak 38 kapal dan hingga akhir tahun ditargetkan kunjungan kapal mencapai 70 unit.

Ardhy menuturkan permintaan waktu sandar kapal pesiar tahun ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu. Bahkan, pemilik kapal Star Clipper berbendar Malta menjadikan Benoa sebagai basis. Perubahan jadwal sandar [kapal cruise] itu jarang terjadi, dia lebih fix untuk booking kapal,” ujarnya

sumber: bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>