kapalfloatingdock02_asuransikapal

Kapal Floating Dock Dari Coran Semen Ini Produksi Anak Bangsa, Pesanan Amerika

kapalfloatingdock01_asuransikapal

Karya anak bangsa semakin dilirik luar negeri. Seperti halnya perusahaan galangan di Batam, PT Canuarta Star Marine yang baru saja sukses memproduksi kapal jenis Floating Dock. Kapal floating dock canggih pesanan Amerika itu terbuat dari coran semen yang diberi nama “Peleke Nui”.

Canuarta selaku Direktur Utama PT CSM mengatakan, suatu kebanggaan tersendiri bagi industri galangan kapal di Batam dengan rampungnya pembangunan kapal floating dock berbahan dasar coran semen itu. Sebab kapal floating dock “Peleke Nui”  itu merupakan kapal berbahan dasar coran semen terbesar yang dibuat di Indonesia khususnya di PT CSM.

“Selama ini memang sudah pernah ada kapal dari coran semen seperti ini, tapi untuk ukuran besar seperti ini. Khusus yang ini adala pertama di dunia,” tutur Canuarta seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group).

Dia menjelaskan Kapal “Peleke Nui” ini yang dibangun oleh 500 pekerja lokal ini  cukup unik, karena bagian dasar kapal floating dock semuanya dibangun dari coran semen.  “Bagian dasar semuanya dari coran semen, baru bagian tengah ke atas dari besi. Bagian dasar itu fungsinya menjadi lokasi docking bagi kapal yang naik dock nanti,” tutur Canuarta.

Untuk diketahui, kapal floating dock coran semen itu memiliki panjang 138 meter dan lebar 46 meter. Kegunaannya untuk memperbaiki kapal lain di atas laut.

Pembangunannya dimulai sejak awal 2016 lalu di lokasi galangan kapal PT Karyasindo Samudera Biru (KSB), Seilekop, Sagulung, Batam. Rencananya dalam waktu dekat kapal itu akan segera diluncurkan.

Kendati dibuat di Indonesia, kapal floating dock  ini didesain oleh tenaga ahli gabungan dari Amerika, Iran, Nyanmar, Bangladesh dan Tiongkok. Bentuk kecanggihan dari kapal floating dock coran semen ini, ia tidak saja hanya mampu mengapung diatas air tapi juga mampu memuat dua unit kapal yang diperbaiki jika masing-masing kapal tersebut panjangnya di bawah 120 meter.

“Kapal floating dock  ini juga bisa di-setting benam di dalam air agar kapal yang akan diperbaiki bisa masuk. Jika kapal yang diperbaiki sudah masuk maka dia bisa muncul kembali ke permukaan laut,” terang Canuarta.

sumber: jawapos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>