Susi Bongkar Praktik Manipulasi Data Kapal di Pelabuhan Muara Baru

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pagi ini, Kamis (2/3) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan Nizam Zachman Muara Baru, Jakarta Utara. Di tempat ini, Susi menemukan banyak sekali praktik manipulasi data kapal.  Susi datang ke lokasi pada pukul 07.00 WIB. Ditemani Dirjen Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja dan Ketua Tim Satgas Anti Illegal Fishing Mas Achmad Santosa, Susi mulai investigasi beberapa kapal. Hasilnya ada beberapa kapal tangkap ikan di Pelabuhan Muara Baru bodong.  Maksud bodong di sini adalah ukuran kapal tangkap ikan tidak sesuai dengan dokumen Surat Izin Kapal Penangkapan Ikan (SIKPI). Diduga para pemilik kapal sengaja memanipulasi data kapal dengan menurunkan ukuran kapal (mark down) agar tidak terkena pajak.

“Anda lihat, besarnya sama, GT (Gross Tonage) nya beda-beda. Industri ini dikira mainan, semuanya bisa dibayar, enggak boleh,” tegas Susi.  Susi menegaskan praktik ini jelas ditentang undang-undang dan negara dirugikan. Negara yang seharusnya mendapatkan PNBP justru harus gigit jari akibat ulah segelintir pemilik kapal yang ingin meraup keuntungan.  “Ini kejahatan korporasi bukan perorangan. Bikin benarlah kita mau bikin mudah orang usaha, jangan negara dirugiin terus,” kata Susi dengan nada tinggi.

Bahkan kemarahan Susi memuncak saat mendapatkan data-data terkait pendapatan yang diterima para perusahaan pemilik kapal. Nilai pendapatannya mencapai miliaran rupiah tetapi justru mereka melanggar aturan.  “Ini yang punya bilangnya suruh 4 kali bayar juga enggak apa-apa, kurang ajar,” kata Susi dengan nada marah.

Susi mengancam akan mencabut seluruh izin operasional kapal tangkap ikan bagi perusahaan yang bermasalah. Tidak hanya kapal yang di-mark down, tetapi juga kapal yang memiliki izin ganda atau Susi menyebutnya kapal bodong.

“Perusahaan ini punya 30 kapal, izinnya 10 kapal, kapal bodong. SIUP (Surat Izin Usaha Perikanan) kita cabut itu saja! Kita hanya ingin yang benar saja. Orang usaha silahkan,” ucap Susi lagi-lagi dengan nada tinggi.

sumber: kumparan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>