8 Kriteria Galangan Kapal Untuk Melaksanakan Repair Kapal

Sebelum kita membahas Cara Memilih Galangan Kapal Untuk Repair Kapal ada baiknya kita mencari definisi Galangan Kapal terlebih dahulu. Galangan Kapal adalah tempat yang dibuat untuk membuat dan memperbaiki kapal.

Ada Beberapa macam Galangan Kapal, diantaranya adalah Dok Kolam (Graving Dock), Dok Apung (Floating Dock), Dok Tarik, dan Dok Angkat (Synchrolift). Tiap jenis Galangan Kapal tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Penentuan pembuatan jenis galangan tertentu didasarkan pada beberapa pertimbangan, diantaranya kedalaman perairan, kontur tanah, segmen kapal yang akan dipilih dan tentu saja budget.

Setiap kapal memiliki keharusan masuk Galangan Kapal untuk melakukan suvey dan perbaikan pada waktu-waktu tertentu. Macam-macam survey kapal bisa dilihat pada artikel Seputar Survey Kelas Kapal. Karena adanya keharusan kapal melakukan perbaikan dalam kurun waktu tertentu sehingga bisnis Galangan Kapal menjadi menarik bagi para pebisnis. Costumer (pemilik kapal) yang menjadi langganan Galangan Kapal adalah Perusahaan Pelayaran Swasta, BUMN yang bergerak dalam Pelayaran, Kementerian yang memiliki kapal.

Terkadang terjadi penyesalan atau kurang puas dari para pemilik kapal setelah kapalnya dilakukan perbaikan di Galangan Kapal tertentu bukannya performance kapal menjadi lebih baik, malah sebaliknya atau hasil pekerjaan perbaikan yang di lakukan pihak Galangan Kapal tidak sesuai dengan harapan pemilik kapal. Dari kasus ini saya ingin memberikan informasi “8 Kriteria Galangan Kapal Untuk Melaksanakan Repair Kapal”:

1. Berani Menyetui Docking Contract/Agreement.

Contrat/Agreement ini menjelaskan tentang klausa-kalusa kewajiban dan hak Galangan Kapal dan Ship Owner. Untuk pegangan kedua belah pihak apabila ada yang dirugikan. Tidak semua Galangan Kapal mau menyetui isi Docking Contract, diantaranya pembayaran denda akibat molornya waktu docking yang disebabkan oleh pihak Galangan Kapal dan garansi dalam kurun waktu tertentu pekerjaan yang di lakukan oleh Galangan Kapal. Jika diawal Galangan Kapal tidak sanggup atau tidak mau menyetujui Docking Contract atau Agreement lebih baik dipertimbangkan kembali untuk memilih Galangan Kapal tersebut.

2. Mempunyai Record Yang Baik Selama 2 Tahun Terakhir. Sebelum memilih tempat docking kapal,sebaiknya dilakukan pengecekan histori hasil pekerjaan Galangan Kapal tersebut selama 2 tahun terakhir terutama kepuasan ship owner perusahaan lain atas hasil pekerjaannya dan laporan kecelakaan.

3. Memiliki Standard ISO 9001 (Management Mutu), SMK3/OHSAS.

Apabila Galangan Kapal memiliki standard ini, Ship Owner lebih mudah ketika mengontrol pekerjaan harian dan laporan-laporan yang diberikan. Selain itu memberikan rasa aman bagi Ship Owner karena kapalnya diawasi sesuai dengan kaidah-kaidah K3.

4. Produktifitas Galangan Kapal.

Pengecekan ini tidak terlalu sulit dilakukan, cukup Owner Representative berkunjung ke Galangan Kapal untuk melihat langsung produktivitas pekerjaan galangan. Kalau memang dibawah rata-rata kecepatan pekerjaan Galangan Kapal lain. Lebih baik dipertimbangkan lagi untuk memilih melaksanakan Repair kapal di Galangan Kapal tersebut.

5. Lokasi Galangan Kapal.

Ship Owner harus mengecek voyage terakhir kapalnya untuk menentukan Galangan Kapal terdekat yang memiliki 5 kriteria diatas. Pemilihan lokasi terdekat pada voyage terakhir atau Loading setelah docking berfungsi untuk menghemat penggunaan bahan bakar.

6. Harga Jasa dan Material.

Hati-hati dalam melihat price list / quotation,  terkadang keliatan lebih murah karena ada beberapa bagian yang belum diberikan harga ataupun belum dikalikan dengan volume, sehingga Total Penawaran terlihat lebih kecil dibanding Galangan Kapal Lainnya. Selain itu pengecekan lebih detail tentang kualitas material dan kualitas kerja sesuai dengan standarisasi perlu dilakukan untuk memastikan kesesuaian harga.

7. Pelayanan terhadap pengawas (Owner Surveyor/OS).

Ini hal penting yang kadang suka disepelekan oleh pihak Galangan Kapal. Minimal Galangan Kapal memberikan layanan transportasi atau makan siang kepada OS. Melayani OS layaknya seorang tamu memberikan kesan positif terhadap Galangan Kapal.

sumber: hairulachsan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>